Selasa, 24 April 2012

OVER DOSIS GLUKOSA DALAM TUBUH MEMICU GLIKOSILASI


Oleh
Alit Adi Sanjaya

Glikosilasi merupakan salah satu proses biokimia dalam tubuh yang menyebabkan perubahan fisik yang dramatis. Sederhana saja, glikosilasi terjadi saat molekul gula (glukosa) yang melimpah dalam darah dan terikat pada protein  berkurang keefektifannya dan menyebabkan peradangan.  Proses ini yang sering terjadi saat kita menua, terjadi tanpa bantuan enzim spesifik.  Hal inilah yang menyebakan glikosilasi berbahaya bagi tubuh.

Gambar 1. Glikosilasi terjadi saat molekul-molekul gula yang melayang dalam darah
berikatan dengan molekul protein di permukaan sel sehingga
molekul-molekul tersebut kehilangan fungsinya. 

Normalnya. Glukosa merupakan molekul yang menghasilkan energi bagi sel tubuh.  Saat kita mengalami resistensi insulin, insulin tidak dapat mengirim glukosa masuk kedalam sel secara efektif. Jika glukosa tidak dapat masuk kedalam sel, glukosa akan tetap tinggal dalam darah dan menguras habis persediaan protein dalam darah. Analoginya seperti hujan asam yang dapat merusak dan membuat apa saja yang disentuhnya.
Saat glukosa yang berlebih ini menghadang molekul lain di luar sel, glukosa akan mengikat molekul tersebut hingga tidak mampu melakukan tuganya. Ilmu sains menjuluki efek-efek glukosa pada “penuaan” protein ini sebagai AGE (advanced glycosylation end product) (produk akhir glikosilasi tingkat lanjut) yang merupakan singkatan pas, karena mereka menyebabkan kita menua. Reseptor untuk protein terglikosilasi (RAGE) adalah target utama pengobatan baru yang bertujuan mengurangi komplikasi diabetes, antara lain kebutaan, kerusakan ginjal, kerusakan saraf, dan penyakit jantung.
Glikosilasi akan mendatangkan berbagai efek bagi tubuh, tergantung di organ yang mana proses ini berlangsung. Saat glukosa terikat pada protein, perubahan struktur molekul akan menyebabkan perubahan seperti:

     PADA DARAH, normalnya ada ikatan yang sangat kuat diantara sel-sel endotel pada dinding arteri sehingga sangat sulit dipisahkan. Namun glikosilasi melemahkan ikatan tersebut, merusak dan membuat ikatan menjadi rapuh. Tubuh akan memperbaiki kerusakan tersebut dengan menyumbatkan kolesterol, dan terbentuklah plak pada dinding arteri.

      PADA LENSA MATA, glikosilasi pada lensa mata menyebabkan perubahan pada lensa yang semula bening menjadi sedikit keruh. Kekeruhan yang semakin parah dapat memicu katarak. Jika glikosilasi menyerang pembuluh darah kecil di bagian belakang mata, pembuluh darah tersebut akan menjadi rapuh, diikuti pendaharan yang menyertai kondisi diabetik retinopati, hingga akhirnya menyebabkan kebutaan.
      
     PADA KULIT, glikosilasi pada kolagen menyebabkan kolagen pada kulit menjadi kurang elastis dan menjadi lebih kaku.

    PADA JARINGAN IKAT, saat glukosa berikatan dengan kolagen pada jaringan ikat, tubuh tidak akan dapat bergerak dengan bebas. Kolagen dibutuhkan untuk menghaluskan gerakan persendian. Kadar gula yang tinggi memperparah rasa sakit dan nyeri pada sendi, serta dapat memicu kegagalan pergerakan sendi dan akhirnya artritis.
     
     PADA PARU-PARU, glikosilasi kolagen menyebabkan kemunduran abnormal jaringan elastis, sehingga kita menjadi sulit benapas. Hal tersebut akan terjadi perlahan di jaringan ikat paru-paru, namun dengan kadar glukosa yang tinggi selama 40 tahun sering memicu terjadinya gagal fungsi pernapasan atau ketidakmampuan menyerap cukup oksigen kedalam darah.

Sumber: Staying Young (Mehmet C. Oz & Michael F. Roizen, 2009)
readmore »»  

Minggu, 15 April 2012

SOAL FOTOSINTESIS

A.     Materi Fotosintesis
Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan cara melingkari langsung jawaban yang benar!

1.      Reaksi fotosintesis dapat berlangsung pada malam hari. Hal ini menunjukkan bahwa .......
a.       Fotosintesis tidak memerlukan cahaya matahari
b.      CO2 hanya tersedia pada malam hari
c.       Fotosintesis dapat berlangsung dengan cahaya lampu
d.      Klorofil hanya dapat aktif pada malam hari
e.       Proses pengikatan CO2 oleh tumbuhan terjadi pada malam hari.

2.      Reaksi fotosintesis yang benar adalah ....
a.       CO2 + H2O è C6H12O6 + O2
b.      NaHCO3 + CO2 + H2O è C6H12O6 + O2
c.       HCO3- + H2O è C6H12O6 + O2
d.      C6H12O6 + O2 è CO2 + H2O
e.       NaHCO3  + H2O è C6H12O6 + O2

3.      Pada percobaan Sach terkait fotosintesis yang menggunakan daun ditutupi dengan aluminium foil, hal yang dapat dibuktikan dari percobaan tersebut adalah ....
a.       Fotosintesis membutuhkan cahaya matahari
b.      Fotosintesis menghasilkan O2
c.       Fotosintesis memerlukan CO2
d.      Fotosintesis menghasilkan amilum
e.       Fotosintesis terjadi dengan bantuan klorofil

4.      Fungsi NaHCO3   pada percobaan Ingenhousz adalah .....
a.       Mengikat oksigen
b.      Menyediakan CO2
c.       Mengikat amilum
d.      Melepaskan ion hidrogen
e.       Menyediakan H2O

5.      Proses pertama yang terjadi pada reaksi terang adalah .....
a.       Fotolisis air
b.      Fiksasi CO2
c.       Pembentukan ATP
d.      Pembentukan NADPH
e.       Pembentukan glukosa
6.      Fotosintesis berasal dari kata ‘foto = cahaya’ dan ‘sintesis = penyusunan’. Sehingga arti fotosintesis adalah ....
a.       Proses penyusunan cahaya
b.      Proses penyusunan air dengan bantuan cahaya
c.       Proses penyusunan bahan makanan dari cahaya
d.      Pembentukan bahan makanan dengan bantuan cahaya
e.       Pembentukan oksigen dengan cahaya

7.      Siklus Calvin dibagi menjadi 3 tahapan, yakni secara berturut-turut adalah ....
a.       Fiksasi – regenerasi – reduksi
b.      Fiksasi – reduksi – regenerasi
c.       Reduksi – fiksasi – regenerasi
d.      Reduksi – regenerasi – fiksasi
e.       Regenerasi – fiksasi – reduksi

8.      Berikut ini yang merupakan faktor pembatas fotosintesis kecuali .....
a.       Cahaya matahari
b.      Air
c.       Kloroplast
d.      Kadar fotosintat
e.       Suhu

9.      Fungsi klorofil dalam proses fotosintesis adalah ....
a.       Menangkap cahaya matahari
b.      Membnetuk glukosa
c.       Membentuk oksigen
d.      Memecah molekul air
e.       Memecah karbondioksida

10.  Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai reaksi terang, kecuali ......
a.       Berlangsung di grana
b.      Memerlukan cahaya matahari
c.       Dihasilkan ATP dan NADPH
d.      Dibebaskannya oksigen
e.       Terbentuk molekul glukosa
readmore »»  

SOAL SIKLUS KREBS

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan cara mencetang kolom yang telah disediakan!

No
Pertanyaan
Benar
Salah
1
Senyawa Asetil Co-A adalah senyawan antara yang masuk ke dalam siklus Krebs


2
Pengubahan senyawa piruvat yang berkarbon 3 menjadi asetil Co-A merupakan reaksi dekarboksilasi oksidatif


3
Asetil Co-A berkondensasi dengan molekul oksaloasetat membentuk senyawa isositrat yang berkarbon 4


4
Sitrat diubah menjadi molekul isositrat dengan bantuan enzim dehidrogenase


5
Senyawa isositrat mengalami reaksi dekarboksilasi dan dehidrogenasi sehingga terbentuk senyawa α-ketoglutarat


6
Dengan bantuan enzim fumarase, susunan molekul fumarat disusun kembali dengan cara penghilangan molekul air (H2O) sehingga terbentuk senyawa malat.


7
Molekul malat mengalami reaksi dehidrogenase, yaitu berupa penghilangan 2 gugus hidrogen. Gugus hidrogen yang lepas akan segera ditangkap oleh NAD sehingga terbentuk NADH dan H+. Hasil reaksi ini akan terbentuk senyawa oksaloasetat.



8
Jumlah ATP yang dihasilkan per satu kali siklus adalah 24 ATP


9
Reaksi dekarboksilasi adalah reaksi penghilangan gugus hidrogen pada senyawa


10
Pengubahan senyawa suksinil Co-A menjadi senyawa suksinat melalui reaksi fosforilasi tingkat substrat.


readmore »»